Tips Upgrade Ram Laptop, Biar Aman!

Ram Laptop. Foto : www.arenalaptop.com
Semakin pesatnya perkembangan software masa kini, mengakibatkan beberapa game dan aplikasi baru membutuhkan resource yang besar. Bagi pengguna laptop, perkembangan tersebut mengakibatkan kinerja laptop menjadi lemot saat memproses suatu data, dan terkadang sampai laptop menjadi freeze/hang.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, pengguna harus meng-upgrade komponen yang terdapat pada laptop misalnya memori RAM. Dengan menambah kapasitas memori RAM diharapkan dapat mengurangi kelemotan pada laptop saat menjalankan aplikasi baru. Tapi, sebelum kita mengambil keputusan untuk meng-upgrade memori RAM , ada baiknya terlebih dahulu perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Tentukan Kebutuhan Penggunaan Sebelum Upgrade


Kita harus tentukan dulu kebutuhan apa saja sebelum upgrade, jangan hanya tertarik untuk memperoleh kecepatan yang tinggi setelah meng-upgrade RAM  lalu kita langsung meng-upgrade RAM di laptop kita. 


Memang jika seseorang mebutuhkan kinerja cepat salah satu solusinya adalah dengan menambah kapasitasi RAM, Tetapi kita juga harus memastikasn apakah komponen – komponen hardware dan software yang laptop kita gunakan support atau tidak agar tidak salah langkah. 

Sebaiknya saat pertama kali membeli laptop, tentukan dahhulu spesifikasi dan besar kapasitas ram yang dibutuhkan untuk jangka waktu panjang.

2. Dukungan dari Spesifikasi Prosesor

Pada umumnya, prosesor mempunyai arsitektur yang beragam, dengan begitu kriteria untuk spesifikasi dukungan memorinya pun kadang berbeda – beda. Nah, yang pelu diperhatikan ketika akan meng-upgrade RAM diantarannya :

Max Memory Size ( Ukuran Maksimal Memory ) yaitu ukuran maksimal RAM yang dapat dibaca prosesor. Dengan begitu, tentukan berapa besar dahulu kapasitas RAM yang dapat ditampung sebelum membeli memori RAM. Contoh Max Memory Size 8GB, maka RAM yang akan dipasang harus kurang dari atau sama dengan 8GB.

Tipe memori, yang dimaksud adalah tipe socket RAM yang digunakan. Untuk laptop, socket yang digunakan itu SODIM (Small Outline Dual Inline Memory Module) dan juga jangan lupa tipe DDR-nya. Contoh RAM 4GB DDR3 SODIM.

Memmory Channel maksudnya dukungan berapa channel yang mampu diterapkan oleh processor dalam membaca memori, apakah single, dual atau triple. Contohnya kalau laptop hanya support single, maka memori RAM yang bisa terbaca hanya 1 diantara semua slot RAM (jika slot RAM lebih dari 1).

3. Jenis Sistem Operasi

Yang perlu diperhatikan adalah arsitektur sistem operasi, apakah menggunakan arsitektur 32 bit atau 64 bit. Entah itu Windows atau Linux, mereka masing-masing mempunyai kapasitas maksimal yang berbeda. Karena dari segi banyaknya kapasitas register yang mampu ditangani oleh suatu central processing unit ( CPU ) dalam sekali perhitungan itu berbeda. 

Mestinya sistem operasi 64 bit memilki jumlah penanganan yang lebih banyak ketimbang sistem operasi 32 bit. Contohnya adalah jika kita memasang ram 8GB pada Windows 7 32 bit, maka RAM yang terbaca hanya 4GB karena kapasitas maksimalnya 4GB, sedangkan bila Windows 7 64 bit maka akan terbaca 8GB, karena kapasitas maksimalnya 192 GB.

4. Cek Budget Sesuai Kebutuhan

Hal ini tentu penting, karena kita tidak harus membeli RAM berkapasitas besar hanya untuk menjalankan aplikasi ringan. Dengan begitu, kita bisa memperhatikan komponen lain yang mungkin bisa kita upgrade juga.

5. Cek Masa Berlaku Garansi

Sebelum Anda membongkar laptop, sebaiknya cek dahulu apakah tanggal garansinya sudah lewat apa belum. Karena, membongkar laptop sama saja melepas segel yang dapat menyebabkan garansi akan hangus. Tentu kita tidak mau kan jika garansi hangus padahal masih panjang masa berlakunya.

Demikian beberapa tips penting yang harus Anda perhatikan sebelum meng-upgrade RAM laptop. Semoga artikel ini berguna dan menambah wawasan Anda. Terimakasih.

0 Response to "Tips Upgrade Ram Laptop, Biar Aman!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel